NATURAL GLIO PENGENDALI JAMUR FUSARIUM

NATURAL GLIO PENGENDALI JAMUR FUSARIUM

15

Natural GLIO ialah ciptaan pengendali hama bersama penyakit tumbuhan sejak PT. Natural Nusantara. Natural GLIO mampu menghancurkan inokulum sumber infeksi penyakit tumbuhan, mencegah sumber infeksi penyakit menyebar kembali beserta kolonisasi tanah oleh Natural GLIO, mampu melindungi perkecambahan biji serta akar-akar flora sedari sumber infeksi penyakit, terjamin terhadap lingkungan, sosok beserta hewan, selaras bersama keselarasan alam, gampang beserta murah.

Natural GLIO berkarakter Hiperparasit terhadap pathogen penyakit flora, sampai-sampai terjadi persaingan tempat hidup bersama nutrisi. Natural GLIO mengeluarkan zat antibiotik ialah Gliovirin bersama Viridin yg bakal beracun pathogen penyebab penyakit flora dengan Natural GLIO ini mau berkembang lantas mengkolonisasi melindungi tumbuhan mulai hambatan pathogen.

MENGAPA MENGGUNAKAN GLIO

  1. Mampu menghancurkan inokulum sumber infeksi penyakit flora.
  2. Mencegah sumber infeksi penyakit menyebar kembali beserta kolonisasi tanah oleh GLIO.
  3. Mampu melindungi perkecambahan biji bersama akar-akar flora mulai sumber infeksi penyakit.
  4. Terjamin terhadap lingkungan, mahluk bersama hewan.
  5. Selaras bersama keselarasan alam, gampang serta murah.

SASARAN
Cabe, Tomat, Kubis, Terong, Bawang merah, Bawang daun, Semangka, Melon, dll.

PATHOGEN / Sumber Infeksi Penyakit
Fungsi/sasaran primer :

  • Rebah semai (Phytium sp. Rizoctonia sp.)
  • Penyakit Layu (Fusarium sp. Pseudomonas sp.)

Fungsi/sasaran lainnya :

  • Penyakit Antraknosa (Colletrotichum sp. Gloeosporium sp.)
  • Akar Gada/Bengkak (Plasmodiphora sp.)

Catatan :

  • GLIO terutama berkarakter prefentif (pencegahan).
  • GLIO terutama mengendalikan penyakit yg berada pada tanah.

MEKANISME KERJA GLIO
GLIO berkarakter Hiperparasit terhadap pathogen penyakit tumbuhan, sampai-sampai terjadi persaingan tempat hidup serta nutrisi. GLIO mengeluarkan zat antibiotik ialah Gliovirin beserta Viridin yg bakal virulen pathogen penyebab penyakit flora dengan GLIO ini berniat berkembang kemudian mengkolonisasi melindungi tumbuhan sejak hambatan pathogen.

PETUNJUK PENGGUNAAN

  1. Pemakaian langsung, pada flora holtikultura bersama pangan diberi satu – dua gr setiap tumbuhan pada lobang yg hendak ditanami.
  2. Pemakaian dengan pupuk kandang (lebih dianjurkan), satu bungkus GLIO dicampur pupuk kandang/kompos 25-50 kilogram , diamkan + satu minggu di dalam kondisi lembab, hangat nanti dipakai selaku pupuk dasar.
  3. Tumbuhan terinfeksi penyakit, jikalau terjadi indikasi serangan pathogen, bahwa
  4. Bungkus GLIO dicampur pupuk kandang matang alias kompos dua-tiga kilogram lantas diamkan + satu minggu anyar dipakai, takaran dua-tiga sendok makan pada flora terserang.
    Catatan : masa pemberian GLIO sore hari.

PERINGATAN

  1. Jangan dicampur serta pestisida lain.
  2. Simpan ditempat yg sejuk ( temperatur 250 – 300 C ) serta terlindung semenjak sinar matahari langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *